“ ... Mohon Maaf Ya, Temen-Temen Gak Respon ..”

 


”SELAMAT JALAN SAHABATKU, SURGA MENANTIMU....”

 

NB : “ ..., mohon maaf ya, temen-temen gak respon.” ( Wapri dari admin group WA alumni)
RQ : “ Respon yang mana ?” (tanyaku)
NB : “ itu, tentang ajakan wakaf quran.”
RQ : “O..., itu gak apa-apa, mereka pada respon ko ?”
NB : “Respon ?’ masa sich, di group pada diam, no koment.”
RQ : “Iya, diantara mereka, pada wapri, ada yang langsung kirim quran, juga ada yang kirim dana. Mungkin mereka tidak ingin Ria, jadi mereka pada wapri.”

NB : “ Subhanallohu., , kirain mereka gak ada yang peduli. Aku kadang gak enak, ada ajakan kebaikan tapi adem aja.”
RQ : “Kalo di group ini, respon nya baik. Digroup lain, ada admin yang langsung melarang, ada yang menuduh sebagai penipu, ada juga yang caci maki.”
NB : “Masyaallohu, terus kalo seperti itu gimana ?”

 RQ : “Tugas saya hanya menyampaikan informasi wakaf quran, saya tidak berprasangka buruk kepada yang membaca atau yang saya wapri. Masalah respon mereka saya serahkan sepenuhnya sama mereka sendiri dan Allahu SWT. Jika mereka merespon dengan kebaikan akan kembali pada kebaikan mereka. Jika mereka tergerak untuk membantu santri, itu menjadi amal baik mereka. Allahu sudah menetapkan dari mana rezki para santri dtitipkan kepada siapa, saya hanya mengingatkan dan menyalurkan, itu pun jika Allahu SWT, menghendaki.”  (jelasku agak panjang).

RQ : “Tugas menyampaikan informasi wakaf quran ini, kadang direspon dengan cepat.  Karena saya yakin dari 250 anggota group atau yang menerima Wapri saya secara rutin, ada yang mau menyalurkan wakaf, sedekah atau infak dan butuh tempat penyaluran. Sehingga sekali membaca mereka langsung wakaf quran, ada juga yang butuh banyak broadcast berita wakaf quran baru merespon. Semua saya serahkan kepada Allohu SWT”

NB : “ Barrakallohu, Semangat berjuang terus ya. Insyaallho saya akan rutin wakaf dan mengajak temen-temen yang lain.”

 Demikian sepenggal kisah dialog di WA. Sejak saat itu terus mengalir wakaf quran dari group itu, NB, ikut menggerakan dan menumbuhkan semangat kepada lainnya untuk ikut membantu santri, sekaligus membumikan Quran Ke pelosok Negeri.  Bukan hanya di wakaf quran, kami juga akhirnya sering terlibat kegiatan soasial lainnya secara bersama-sama. Group alumni juga group lainnya menjadi sarana kebaikan untuk saling membantu.

Hingga beberapa hari yang lalu, sahabatu ini meninggal karena sakit. Dan subhanallohu, mereka yang bertaziah datang dari banyak tempat, sedih dan haru mengenang kebaikan sahabatku ini, ternyata banyak teman dan sahabat serta lainnya yang dibantu almarhumah selama hidupnya, Selamt jalan sahabatku, Surga menantimu dari banyak pintu-pintunya.

 

”SELAMAT JALAN SAHABATKU, SURGA MENANTIMU....”
#MENGENANG100HARISAHABATDAKWAH
#SAHABATQURANSAHABATSURGA



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " “ ... Mohon Maaf Ya, Temen-Temen Gak Respon ..”"

Posting Komentar