Jangan Sampai Anda Berkata : “ ..Sedikit Waktu Lagi “
“ Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan”. (QS. Al Hasyr : 18)
Saat kita berada
di penghujung waktu, maka akan menjadi
moment sebagian orang dalam mengevaluasi pekerjaan, kegiatan dan
program-program organisasi selama satu tahun. Apa saja yang sudah diraih, mana
saja yang belum tercapai.
Kita sebagai
seorang muslim pun demikian. Kita diajarkan agar senantiasa melakukan evaluasi
diri, perencanaan pekerjaan, kegiatan, program dan acara selama kita masih
diberi waktu ( hidup).
Waktu adalah
tanda kehidupan. Maka dalam Ayat diatas Alloh SWT menyeru kepada orang yang
beriman agar menjadi pribadi yang bertaqwa. Juga untuk memperhatikan waktu. (
Esok). Bahkan seorang muslim tidak hanya fokus dengan waktunya di dunia, tapi
juga harus sudah merencanakan kehidupan akhirat.
Betapa penting
waktu bagi kehidupan seorang muslim, seningga Alloh seringkali menggunakan
waktu sebagai sumpahnya. Yang tidak lain agar kita memperhatikan waktu.
Tengoklah ayat –
ayat Al quran seperti, Al Fajr, Ad Dhuha, Walashr dan sebabaginya. Al quran juga
mengajarkan kita, bahwa manusia terbaik, yang tidak rugi adalah manusia yang
senantiasa mengisi setiap waktunya dengan 4 hal sebagiamana dalam surat Al
Ashr. 4 hal itu adalah Iman, Amal sholeh, saling menasehati ( dakwah) dalam
kebenaran dan kesabaran.
Marilah kita
melihat masa depan, amal apa yang sekiranya akan mampu menolong kita di alam
kubur. Dimana kita sendiri dan menghadapi ujian Alam Kubur. Dalam QS Al Munafiqun : 10, di gambarkan dengan singkat sebagai berikut :
Infakkanlah sebagian dari apa yang
telah Kami anugerahkan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di
antaramu. Dia lalu berkata (sambil menyesal), “Ya Tuhanku, sekiranya Engkau
berkenan menunda (kematian)-ku sedikit waktu lagi, aku akan dapat bersedekah
dan aku akan termasuk orang-orang saleh.”
Gambaran penyesalan seorang hamba
di alam kubur, dimana selama masa hidupnya sedikit sekali berbagi, bersedekah
dang harta yang dimilikinya. Lalu, Kenapa dia tidak mengatakan, “Maka aku dapat
melaksanakan umroh” atau “Maka aku dapat melakukan sholat atau puasa” dll?
Maka, marilah selagi kita masih
diberi waktu dan kehidupan ini kita perbanyak bersedekah, karena seorang mukmin
akan berada di bawah naungan sedekahnnya.Rasulullah Shallallahu alaihi wa
Sallam bersabda, “Setiap orang akan berada di bawah naungan sedekahnya, hingga
diputuskan perkara-perkara di antara manusia.” (HR. Ahmad)
Dilipatgandakan Pahalanya
“Perumpamaan orang-orang yang
menafkahkan hartanya dijalan allah adalah serupa dengan sebutir benih yang
menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir serratus biji. Allah
melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki, dan maha luas
(karunia-Nya) lagi maha mengetahui.” (QS. Al-Baqarah : 261)
Dilipatgandakan Hartanya
“Barang siapa yang meminjamkan
kepada allah dengan pinjaman yang baik, maka allah akan mengembalikan
berlipatganda untuknya, dan baginya pahala yang mulia” (QS. Al-Hadid:11)
Rasulullah SAW juga menegaskan dalam hadistnya bahwa harta yang didonasikan
tidak akan mengurangi harta yang kita miliki. “Sedekah tidaklah mengurangi
harta”(HR. Muslim)
Pahala terus mengalir
Salah satu dari tiga amal yang
pahalanya akan terus mengalir yaitu amal jariyah. Berdonasi merupakan bagian
dari amal jariyah, apalagi donasi tersebut diperuntukan untuk pembangunan
pondok pesantren. Selama pondok pesantren tersebut digunakan untuk tempat
pembelajaran Islam dan tempat beribadah maka pahala dari donasi tersebut akan
terus mengalir walaupun yang berdonasi sudah meninggal dunia.
Catatan :
Abu Faiz Al Mumtaz
Bekasi, 14 Desember 2023


0 Response to "Jangan Sampai Anda Berkata : “ ..Sedikit Waktu Lagi “ "
Posting Komentar